Senin, 29 Oktober 2012

Sharing tentang penyakit MATA IKAN

Olala Cetar Membahana
Gitu kali yah kl ngopy kata-kata Syahrini.
Ini penyakit udah gw derita dari 4 bulan. Awalnya sih kecil, letaknya ada di sela-sela jari jempol sama jari sebelahnya. Pertama kayak kutil, rasanya sedikit ngeganggu krn posisinya pas banget kena kl gw make sendal jepit. Lamban laut risi juga yah, gw udh mulai searching di internet, minta berbagi pengalaman sm temen yg udah pernah kena juga. Dan akhirnya gw mutusin untuk mengambil langkah membeli "Callusol". Itu after 2 bulan yah, krn mata ikannya udh mulai membelah. Rajin deh aku tetesin. Lama2 bukannya bener malah makin ga jelas. Kakiku makin terkikis dagingnya. Lama-lama makin abis dan makin dalem. Rasanya udah ga karuan, apalagi pas abis bangun buat jalan. Udah ga tahan lah pokoknya.

Akhirnya karena gw udah ga tahan ngerasain sakit, gw putusin utk di operasi. Gw pikir sih cmn operasi biasalah cmn di angkat apa mungkin dilaser biar mati tuh mata ikannya. Setelah konsultasi, dokter memutuskan untuk tindakan besoknya ga bisa saat itu juga. Karena gw harus tindakan bius total jadi wajib puasa 6 jam.
Dan akhirnya hari itupun tiba. Gw yang nota bene phobia bgt sama darah hrs masuk ruang operasi. Badan panas dingin, tp demi satu tujuan, berjalan dengan nyaman gw jabanin dah nih operasi. Setelah melihat dokter beserta para assistenya menyuntik, menempel bbrp alat ke dadaku.. dan tiba2 ada yg membangunkanku, "mas udah selesai operasinya". Mata masih berasa berat dan cmn ada sesuatu di tanganku yg tiap bbrp menit seperti memompa dan selang di hidung gw. Masih sedikit berasa tak percaya ternyata operasi itu sdh bener dilakukan.
Setelah dibawa kembali ke ruang ODC (one day care) suster memberi tahu hasil operasiku. Benar2 terkejut menyaksikan apa yg selama ini ada di kaki gw. Seperti daging sebesar jempol tangan.


Edunn ga tuh, yg udh bersemayam di kaki gw selama 4 bulan. Gw sih mengambil kesimpulan, krn mungkin udh telat yah alias udh terllau lama jd jaringan mata ikan itupun membesar. Kata orang yang selama ini mata ikan itu matanya mirip mata ikan segede bulir kacang ijo rasanya udh ga bisa diterima dengan apa yg gw alami.
Saat menulis ini, sdh 4 hari aku pasca operasi. kakiku msh diperban krn bolong setelah dibelek dan diangkat tuh mata ikan. Besok rencana aku mau kontrol sembari ganti perban.
Untuk penyebab dan hal-hal lain kalian bisa googling. Smg bermanfaat ;)

Mungkin ketika kita sehat kita menganggap kesehatan bukan segalanya, tapi setelah kita sakit "tanpa kesehatan kita bukan apa-apa"


Sabtu, 08 September 2012

BERSYUKUR

Ga tau kenapa, kog kayaknya aku kurang sreg yah dgn kerjaan gw sekarang. Bukan masalah gaji, tetapi lebih karena hati aja. Ketika aku melihat berita atau di lingkungan sekitar. Ribuan orang berebut untuk kursi untuk menjadi PNS. Yah mungkin apa yang mereka rasa sama ketika kala itu kau juga mengikuti tes serupa. Setahun berjalan kerja agak sedikit tertekan karena harus menyesuaikan pekerjaan baru, karakter serta sistem baru.
Puncaknya kemarin setelah mengikuti Diklat Prajabatan, pendidikan untuk menanggalakan gelar CPNS menjadi PNS. Kala itu seperti sebuah tamparan buatku * Maaf tidak bisa dijelaskan secara detail disini.
kalau secara segi materi gw rasa itu relatif ya, tekanan batin gw rasa juga disemua pekerjaan pasti ada masalah. Ini semua lebih karena "ga sreg" aja. Gw pernah mengungkapkan kegelisahan ini sama nyokap, nyokap sih bilang bertahan dulu aja, nanti kalau sudah benar yakin keluar gpp.
Semenjak itu aku jadi terus mencari referensi beberapa bidang pekerjaan, aku mencoba membaca sukses para pengusaha termasuk kisah Rangga Umara di Dream Book. Tapi ternyata susah ya untuk beranjak dari titik aman itu. Mencoba mengumpulkan buat modal usaha aja ga pernah bisa.

Untuk saat ini, aku ga tau harus berbuat apa kecuali bersyukur dengan keadaan sekarang. Semoga aku mendapat kepercayaan diri, kalaupun keluar dari PNS aku sudah bisa mempunyai usaha sendiri.

Jumat, 02 Maret 2012

Jenuh

Gw bingung hrs mulai dari mana,, kehidupan gw itu kyknya ga ada warna. Gw kayak hdp sendirian di dunia ini, sering kesepian meskipun bnyk orang di sekelilingku. Lingkungan kerja saat ini menambah kejenuhanku. Sepertinya pengen kembali ke masa dulu, masa kecil, masa smu atau masa kuliah.
Apa sudah saatnya aku mencoba mencari cinta lagi, selama ini aku merasa sudah mendapatkan cinta yang aku inginkan dari lingkungan sekelilingku walau tanpa ada hadirnya kekasih. Mungkin ini saatnya, aku hrs mulai tidak egois memikirkan kepentinganku sendiri. Saatnya aku mulai berbagi rasa, berbagai pengertian dan berbagi banyak hal dengan seseorang. Tp gmn ya cara aku menemukannya, menemukan seseorg yg bisa mengerti dan bisa berbagi.
Selama ini aku selalu mengusir kejenuhanku dengan liburan,nonton. Tp itu sifatnya hanya sementara setelah itu berakhir aku akan merasa kesepian lagi.
So maybe, ini saatanya mencari dan mengakhiri masa sendiriku

Minggu, 27 November 2011

Indahnya hidup..

Sometimes, aku ingin sekali pergi ke tempat yang jauh..sebuah pulau yang indah, dimana uang bukanlah barang berharga. Aku hanya menikmati hidup dan mengagumi keindahan Sang Pencipta. Merasakan segarnya udara, hangatnya sinar mentari atau berkebun. Aku tau umurku tidak terlalu tua untuk akhirnya memutuskan untuk menghindari hiruk pikuk dan kerasnya hidup. Tapi apalah semua ini, hidup di kota membuat untuk terus berpikiran keduniawian.
Andaikan kesempatan itu benar-benar ada, saat inipun aku siap untuk itu. Aku siap untuk menikmati indahnya hidup tanpa memikirkan uang, uang, uang. Aku hanya ingin bebas, lepas, tanpa beban. Aku hanya ingin bahagia

Rabu, 03 Agustus 2011

>>copas from blog neighbors

------------------------------------------------------------------------------------

Sahabat, maafkan aku ya..

Sungguh aku bersyukur ALLAH Mempertemukanku denganmu, sahabat...

Karena ALLAH banyak Memberiku pelajaran melalui sikapmu


Maafkan sahabatmu yang khilaf ini

Telah banyak perkataan dan sikapku yang mungkin telah membuatmu kecewa dan kesal terhadapku

Karena inilah sahabatmu

Hanya sesosok manusia lemah yang penuh khilaf



Jangan pernah mengharapkanku sebagai seorang sahabat yang sempurna

Jangan pernah mengharapkanku sebagai seorang sahabat tanpa salah

Jangan pernah mengharapkanku sebagai seorang sahabat yang selalu ada di sampingmu

Karena sekali lagi inilah sahabatmu

Yang penuh dengan kelalaian


Aku mohon kepadamu, ketika aku jatuh, jangan biarkan dirimu jatuh bersamaku

Aku ingin dirimu tetap berada di atas sana

Hingga suatu saat dirimu dapat mengangkatku dari atas


Sungguh tidak ada niat untuk membuatmu kecewa atas diriku

Aku hanya ingin mengatakan yang sejujurnya

Aku tak ingin dirimu tertipu

Aku tak ingin dirimu terlena

Aku tak bisa membiarkan dirimu berharap kepadaku

Aku tak bisa membiarkan dirimu bergantung kepadaku


Sahabat, inilah aku, seorang manusia yang jauh dari sempurna

Tolong, jangan berharap atau bahkan bergantung pada diriku

Aku tak bisa memberi apa yang kau inginkan

Aku tak bisa menjamin kebahagiaanmu

Aku tak bisa terus berada di sampingmu


Berharaplah pada RABB yang Maha Sempurna

Bergantunglah pada RABB yang Maha Agung

Kelak kau akan bertambah kuat

Karena kau telah berpegang teguh pada tali ALLAH yang tak akan pernah putus


ALLAH yang akan Menguatkanmu

ALLAH yang akan Menyokongmu

ALLAH yang akan Membantumu

ALLAH yang akan Berada di sampingmu

ALLAH yang akan Menjamin hidupmu


Bukan manusia seperti diriku...

Ya RABB, hamba memohon ampunan-Mu

Hamba telah banyak mendzolimi orang yang Engkau cintai

Hamba telah banyak mengecewakan orang yang Engkau muliakan



Sahabat...

Dengan segala kerendahan hati ini, aku memohon semoga engkau berkenan membukakan pintu maaf atas segala kekhilafanku

Aku tak tahu berapa tahun, berapa hari, atau bahkan berapa menit lagi ALLAH akan Mencabut nyawaku

Aku hanya ingin bertemu dengan ALLAH dengan tenang

Tolong maafkan segala kekhilafanku